Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Suatu Pagi di Pelabuhan Babang

G erimis sederhana mengguyur pelabuhan Babang pagi itu. Kira-kira pukul 4.00, Dedi sudah datang untuk menunggu kiriman yang sebentar lagi tiba dari Ternate menggunakan kapal Ukiraya 05. Setelah beberapa lama berdiam diri di depan toko yang telah tutup sembari mengisap kreteknya, ia kemudian mampir di sebuah warung dan memesan secangkir kopi untuk menemaninya menunggu sambil mengusir dingin yang menusuk-nusuk tulang. “Sial!” gerutunya. “Hujan-hujan begini aku harus menjemput barang haram ini yang bukan milikku. Tapi tak apa. Toh hasilnya nanti kunikmati juga. “ Ia mengeluarkan kreteknya dari saku celana, membakarnya dan menyemburkan asap ke udara. Digenggamnya segelas kopi lalu diseruput. Seorang pria berseragam polisi kemudian masuk dan langsung memesan segelas teh manis. Setelah melihat-lihat bangku yang kosong, pria itu akhirnya memilih untuk duduk di sebelah bangku tempat Dedi berada. “Jemput siapa Ded, atau mau jemput kiriman?” tiba-tiba ia bertanya. Ternyata itu Randi, tema...

Demam Tsamara dan Perayaan yang Dangkal di Hari Kemerdekaan

H iruk-pikuk tentang peringatan hari kemerdekaan yang jatuh kemarin, seperti biasa membuai masyarakat kita. Beritanya ada di mana-mana, dari layar kaca hingga sosial media. Semua orang merayakannya. Dari si miskin hingga si kaya. Di tengah kegaduhan ini, masih ada sebagian pihak yang mengurusi drama antara Fahri Hamzah dan Tsamara Amany. Melupakan bahwa rakyat sampai hari ini masih dirundung nestapa, atau DPR yang meminta gedung baru nan mewah. Orang-orang mengunggah ucapan selamat Hari Kemerdekaan di akun media sosial mereka dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang mendaki gunung dan mengibarkan Sang Saka, ada yang merayakannya dengan mengadakan lomba-lomba, dan ada yang sekadar upacara. Ada juga yang memberikan kata-kata berlagak bijak tentang kemerdekaan yang padahal, tak tentu lagi maknanya. Tak ada yang salah karena kita anak bangsa yang sudah sepatutnya memberi perhatian pada negara tercinta. Tapi, di balik kegaduhan ini, apakah kita sudah berkaca pada realitas yang ada? Sete...