Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Berlalu Pergi

Kau menjalani rutinitas seperti ini bertahun-tahun lamanya. Lalu di suatu pagi, kau terbangun dan menyadari bahwa hidupmu telah berubah. Mau tak mau kau harus bernjak dan terus bergerak. Kembali berdiri di anjungan, memegang tali-tali layar dan menantang riak dan badai di lautan. 

Pulang

Jutaan abad waktu menjelma ngilu di dadaku Saat kau berkata bahwa aku lah bagian dari dirimu. Tapi kau melenggang. Melayang dengan bebas. Enggan untuk diam dalam dekapan. Merpatiku, sayapku yang utuh Kini aku yang lumpuh Di sayapmu yang melayang bebas, ku titipkan mimpi-mimpi Dan doa paling suci. Kembalilah.. Ku peluk hampa cakrawala Dengan dada yang kering-keronta Ku nantikan kepulanganmu setelah berkelana Tapi kau tak jua tiba Daun-daun berjatuhan Musim datang bergantian Jiwaku masih berkelana bagai ekspatriat mencari daratan impian Menunggumu. Menunggu cinta yang telah kutambatkan ... Suatu pagi, ku tatap halaman rumah yang sepi tanpa kekasih Tanpamu... Ku pikirkan sekali lagi, apa kita pernah bersama Apakah kita pernah bercinta Jangan-jangan, kau takkan kembali Jangan-jangan, kau tak (pernah) benar-benar ada.