Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Sungguh Sayang Tak di Balas

Berbagai karya tulis telah mendokumentasikan bagaimana rakyat  Petani  di desa-desa dikriminalisasi dan berjuang, rakyat Buruh  di pabrik-pabrik dieksploitasi dan berjuang, perempuan di Desa-desa dan di Kota-kota diintimidasi dan berjuang, gerakan sosial pedesaan yang di bunuh dan berjuang, intelektual perkotaan yang direpresi dan berjuang ; s emua itu lahir dari periodesasi yang panjang  dan tentu membutuhkan ketelitian yang mendalam.  Hari ini, Iramani membuat sejarah: “ Zaman Baru!” setidaknya, setelah semua perdebatan intelektual perkotaan meninggalkan intrik (tendensius!) dan bukan kritik. Ia memberikan ulasan tentang karya tulis dari seorang muda yang bertemakan: “ Kembali Dari Kiri: Sebuah Ulasan ”.  Setelah saya selesai membacanya, saya tahu banyak sekali pembahasan yang dilewatkan dari karya tulis tersebut, dan setidaknya ulasan Iramani dapat dikatakan penuh dengan ketelitian yang mendalam.  Seorang muda itu adalah saya sendiri, dan tentu saya...

Kembali Dari Kiri: Sebuah Ulasan

  Hampir setahun, setelah Ceos mencetaknya sebagai buku yang belum benar-benar rampung, saya baru punya kesempatan untuk membacanya setelah meminjam dari Awi. Jangan berburuk sangka dulu ihwal buku yang belum rampung, sebab memang demikian kenyataannya. Ceos mencetaknya hanya dalam beberapa kopi untuk mendaratkannya di meja percetakan penerbit, sekaligus (mungkin) untuk melancarkan propaganda pada mereka yang membacanya. Maklum, ada banyak kesalahan penulisan di sana-sini.  Saya pikir, saya dan mungkin tiap orang yang membaca tulisan/buku kawan sendiri, muskil untuk memposisikan diri sebagai pembaca yang objektif. Sekeras apapun usaha kita untuk objektif, justru membuat kita kian subjektif. Tapi setiap pandangan yang paling subjektif sekalipun, tetap membutuhkan argumentasi. Meski mungkin tak kukuh, saya akan menyampaikannya tanpa ragu.  Saya percaya Ceos akan lekas mengajukan antitesis untuk menggelar argumentasi bantahan atau bahkan mematahkan argumentasi saya—secepat A...